Tiga Belas: Catatan perjalanan Studio Pertunjukan Sastra Iman Budhi Santosa

ISBN:

Published: October 2013

Paperback

201 pages


Description

Tiga Belas: Catatan perjalanan Studio Pertunjukan Sastra  by  Iman Budhi Santosa

Tiga Belas: Catatan perjalanan Studio Pertunjukan Sastra by Iman Budhi Santosa
October 2013 | Paperback | PDF, EPUB, FB2, DjVu, audiobook, mp3, RTF | 201 pages | ISBN: | 6.31 Mb

Studio Pertunjukan Sastra (SPS) adalah komunitas seniman yang “bermarkas” di Taman Budaya Yogyakarta Jl. Malioboro. Didirikan dan diketuai oleh Hari Leo AER (1960-2013), SPS sebagaimana dalam Kredonya, berkomitmen untuk menjaga kelestarianMoreStudio Pertunjukan Sastra (SPS) adalah komunitas seniman yang “bermarkas” di Taman Budaya Yogyakarta Jl. Malioboro. Didirikan dan diketuai oleh Hari Leo AER (1960-2013), SPS sebagaimana dalam Kredonya, berkomitmen untuk menjaga kelestarian pertunjukan sastra di Yogyakarta.

Selain diskusi, seminar dan festival sastra, acara yang kerap ditampilkan di SPS adalah deklamasi, musik puisi, lagu puisi, sastra gerak, story telling, dan lain-lain. Acara SPS yang digelar tiap malam Minggu itu digawangangi oleh para sastrawan ternama Yogyakarta seperti Mustofa W Hasyim dan Iman Budhi Santosa dan telah mengundang banyak penyair, novelis, cerpenis, kritikus, dramawan, dalang, seniman, baik individual dan kelompok dari beberapa generasi, baik yang tinggal di Yogyakara maupun di luar Yogyakarta.

Meskipun kerap dihadiri oleh segelintir hadirin, SPS tetap berupaya untuk menjaga eksistensi pertunjukan sastra dan menarik minat publik terhadap sastra di Yogyakarta.Buku Tiga Belas Catatan Perjalanan Studio Pertunjukan Sastra ini dimaksudkan untuk memperingati 13 tahun SPS. Buku ini berisi tulisan 24 sastrawan Yogyakarta – baik angkatan “tua” maupun “muda” – yang terlibat maupun yang pernah bersinggungan dengan SPS, dengan prolog oleh panitia 13 tahun SPS, Kredo SPS oleh Hari Leo AER dan epilog oleh Suminto A Sayuti.

Ke 24 tulisan ini dibagi dalam tiga bagian: bagian pertama tentang sastra Yogyakarta dan SPS, kedua tentang SPS dan usaha mengawal geliat sastra Yogyakarta, ketiga tentang Hari Leo di mata keluarga besar SPS. Tema yang diangkat dalam ke 24 tulisan itu amat komplek. Kita tidak hanya disuguhi “serba-serbi” SPS dan Hari Leo, tetapi juga tentang pertunjukan dan pengalaman sastra Yogyakarta dari waktu ke waktu, komunitas-komunitas sastra di Yogyakarta, khazanah serta corak kesusasteraan di Yogyakarta.



Enter answer





Related Archive Books



Related Books


Comments

Comments for "Tiga Belas: Catatan perjalanan Studio Pertunjukan Sastra":


2istudio.pl

©2014-2015 | DMCA | Contact us